Juangrakyat.com, Surabaya. Menyambut Hari Anti Narkotika Internasional yang jatuh pada tanggal 26 Juni 2024, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan pentingnya peran keluarga dalam upaya melakukan pencegahan penyalagunaan narkoba.
“ Anak yang tumbuh dalam keluarga yang penuh kasih sayang dan rasa aman, cenderung memiliki ketahanan yang kuat akan pengaruh buruk dari luar,” kata Gubernur Jawa Timur periode 2018 – 2023.
Kata Khofifah, Bahaya narkoba bagi generasi muda sangat serius dan memiliki dampak jangka panjang yang merusak. Ia menegaskan, narkoba dapat merusak kesehatan fisik dan mental. Selain itu, efek lanjutan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada organ tubuh.
“ Bisa (merusak) fungsi jantung, paru-paru, dan otak. Serta dapat menyebabkan gangguan mental seperti kecanduan, depresi dan kecemasan.
Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, Wanita yang menjadi Ketua Umum PP Muslimat NU menyerukan, masyarakat jangan sekali mencoba dan akhirnya akan berdampak pada efek ketagihan. “ Ketagihan sama dengan menjemput kematian, untuk itu, yuk kita Bersama-sama perang melawan narkoba.” Tegasnya di akun media sosial Instagram, 26 Juni 2024.
Khofifah menjelaskan, pendidikan yang kuat tentang bahaya narkoba ke generasi muda dan terus mempromosikan gaya hidup sehat sangat penting dilakukan. ” Mempromosikan gaya hidup yang sehat ke generasi muda itu juga sangat penting.” ujarnya. (red)